Pelatih Timnas U-23
Rahmad Darmawan (RD) mengaku puas dengan kemajuan tim asuhannya dalam
pertandingan uji coba melawan Lampung Selection di Stadion Pahoman
Bandarlampung, Sabtu sore.
"Saya sangat puas dengan kemajuan yang ditunjukkan anak-anak, mereka
kembali menemukan kelebihan tim, yaitu bermain cepat dan membangun
serangan yang variatif," kata dia, di Bandarlampung, Sabtu.
Pelatih asal Lampung Timur itu mengatakan, anak asuhnya sudah
kembali memiliki kecepatan dalam menyerang, yang sempat tidak terlihat
saat melawan Timor Leste beberapa waktu lalu.
Menurut dia, hal itu terjadi karena anak asuhnya masih dalam fase
transisi setelah digenjot dengan latihan fisik terpogram saat awal masa
persiapan tim.
"Saya senang, anak-anak bisa mengontrol pertandingan, mereka
memiliki serangan yang variatif dan tidak monoton, banyak peluang yang
mereka ciptakan pada pertandingan tadi," kata dia.
Sementara untuk evaluasi tim, Rahmad melihat kelemahan mencolok
masih terlihat di lini belakang, sehingga timnya kebobolan oleh Lampung
Selection setelah terjadi kemelut di mulut gawang.
"Belum ada man marking di lini belakang, pemain masih terlihat
bingung, seandainya sudah ada tentunya gol tadi tidak perlu terjadi,"
kata dia.
Ada empat dari 26 pemain Timnas U-23 yang tidak diturunkan RD dalam
pertandingan yang disaksikan sekitar seribu penonton tersebut. RD
beralasan, mereka masih dalam pemulihan cedera, sementara lapangan cukup
keras dan apabila dipaksa turun akan memperburuk kondisi pemain.
Saat babak pertama pertandingan tersebut, RD menerapkan pola 4-3-3
dengan Sunarto, Okto Maniani, dan Yandi Sofian di lini depan.
Sementara di lini tengah, RD memasang Syakir Sulaiman, Dendy
Santoso,dan Kapten tim Egy Melgiansyah. Sedangkan di lini belakang RD
memasang Fandri Embiri, Syahrizal, Syaifudin, dan Roni B.
Kiper Kurnia Mega tidak diturunkan dalam pertandingan persahabatan
tiga kali tiga puluh menit tersebut, dan RD memasang Sahar Ginanjar
sepanjang pertandingan.
Mengenai kekuatan Lampung Selection, RD tidak berkomentar banyak,
dan mengatakan tim asuhan Dino Sefrianto itu bermain bagus karena
bermain ngotot sejak menit-menit awal hingga peluit panjang ditiup.
.


